Follow Twitter kami

Lapor Manajemen!

Ubiquiti Bullet-M2HP

AP Ubiquiti Bullet M2HP
Perangkat Outdoor Radio AP yang menggunakan frekwensi 2.4GHz. Bentuknya sangat mungil dan praktis (hanya sepanjang pena). Output power mencapai 600mW, support mode AP, AP-WDS, Station dan Station-WDS dan diperkuat dengan chipset Atheros. Prosesor dan memori lebih tinggi dari Bullet2.. Adaptor & POE dibeli terpisah.
Tinggal tancap (tidak perlu pigtail)

AirOS Software & Linux SDK
Versi baru Software AirOS v5 produksi Ubiquiti Networks sudah tertanam didalamnya. Mudah digunakan dan sangat user friendly.

Performa dapat diandalkan
Terdapat lampu LED indikator yang mengindikasikan kekuatan sinyal (signal strength) link yang dikoneksikan. Konektor N-Male berkualitas tinggi, bahan body anti air.

Spesifikasi

Processor Specs
Atheros MIPS 4KC, 180MHz
Memory Information
32MB SDRAM, 8MB Flash
Networking Interface 1 X 10/100 BASE-TX (Cat. 5, RJ-45) Ethernet Interface
Approvals
Indoors up to 200m, Outdoors up to 830m.
RoHS Compliance YES
Max TX Power Upto 600mW
Power Method Passive Power over Ethernet (pairs 4,5+; 7,8 return)
Operating Temperature -20C to +70C
Weight 0.18 kg
Harga
Rp. 898.000 /Pcs.
Tanpa Adaptor & POE
(Harga belum termasuk ongkos kirim. Harga di cabang bisa berbeda dari harga pusat)
Garansi
Garansi 10 bulan
Baca selengkapnya Syarat & Ketentuan Garansi.
Kami berusaha untuk menyajikan data produk seperti gambar, warna dan spesifikasinya seakurat mungkin, namun untuk data terupdate, silahkan mengunjungi web produsen produk tersebut atau tanyakan marketing kami. Bila terdapat kesalahan pada web kami, silahkan beritahu kami, agar kami dapat segera memperbaikinya sesegera mungkin. Terimakasih.


You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0 feed. You can leave a response, or trackback from your own site.

AddThis Social Bookmark Button

64 Responses to “Ubiquiti Bullet-M2HP”

Pages: « 4 3 2 [1] Show All

  1. 20
    bambang Says:

    perbedaan signifikan antara pemakaian antena omni hyperlink dengan omni vezatek dimana mas?

    client pakai TPLink TL-WA5110G kah? perlu antena lagi gak?

    perbedaan signifikan hanya pada materialnya saja. peforma 2 antena ini sebanding, namun tetap lebih bagus dg omni hyperlink.trims

  2. 19
    tanya om Says:

    mas saya mau tanya saya pkai mb2hp dengan radio tp link 15 dbi dengan ke tinggian 16 meter dari tanah tpi saat di pasang ko signalnya lemah cuma satu bar sebelumnya saya cuma pkai antena tiang biasa tinggih cuma 6 meter tapi sampai jarak 100 meter sedang kan saya pkai tinggihnya 16 meter ngan jarak 100 m signal satu bar mohon pencerahannya

    dicoba tes pakai antena ekternal+usb/radio AP mas.kemungkinan lokasi terdekat sudah blankspot.Trims

  3. 18
    fahmi Says:

    paling oke dipasangin ma antena apa mas?

    tergantung kebutuhan mas.silahkan konsultasi lebih jelas, via YM kami.Trims

  4. 17
    Shyndy Net Says:

    ASOLOLEE….
    Gan kalo bullet m2hp di kasih repeater TL-WA5210G gimana bagus gak???

    WA5210G bisa mode repeater. hanya saja WA5210G tidak disarankan pakai antena ekternal apapun.lenih detail, silahkan konsult via YM kami.Trims

  5. 16
    andika Says:

    mas kalau bullet 1000mW berapa harganya yach mas? n kira-kira kirimannya berapa hari sampai mas?

    info harga dan ongkir bisa via YM kami.Trims

  6. 15
    Shyndy Net Says:

    bullet m2hp… memang asolole… tapi yang paling bagus kalo di kasih antena yg 360drajat tu antena apa ya???, ni saya pake antena omni slotted 19 dBi tp gak stabil… sinyal muntlup muntlup…
    mohon di jawab secepatnya ya gan???
    salam ASOLOLEEEE

    bisa dibantu dg Omni hyperlink 15db atau Omni vezateck 15db.info harga dan ongkir,silahkan Via YM kami.Trims

  7. 14
    hartono Says:

    pembelian saya bulletm2hp + vesatech udah aku tes signal dengan jarak sekitar 6 kilo tidak loss banyak pohon diterima pake airgrid 11×17 lebih besar daripada pake bullet2hp. jadi lebih mantap. rencana mau beli lagi 1. klo lewat pos berapa ya ongkirnya.

    tengkyu infonya mas :) . stok airgrid 11×17 ada, untuk harga dan ongkos kirim, silahkan via YM atau sms kami.Trims

  8. 13
    indra Agung Says:

    mantap bullet ini saya kawinkan sama omni vezatech 15 db klient 20 pakai tp lik W5110g dipsang di tower 30m rata-rata klien dapat 40db… saya kesulitan seting alhamdulillah dipandu ama Jogja Bolick via Ym lancar…sukses selalu buat Jogja Bolick..matur nuwun

    OK mas :) , sukses juga buat mas.Trims

  9. 12
    Bayu Andoro Says:

    Mas,
    Saya beli bullet beberapa waktu lalu di JB. Saya ada kendala, Setiap kali saya mau login atau konfigure di bullet M2-hp dg default ip 192.168.1.20, menggunakan username dan pass “ubnt” selalu tidak bisa.. Hal ini karena apa ya mas..?

    dicobakan Bullet di reset, tekan 10 detik.Trims

  10. 11
    bernad Says:

    mas mau nanya…
    Bagusan mana bullet m2hp atau bullet 2 Hp?

    saya pake untuk 15 clien.. kecepatan 256 untuk clien
    antena apa yang paling cocok dang paling jauh jangkauannya?

    BM2HP sudah berteknologi MIMO jadi datarate lebih tinggi dari B2HP. Tapi secara power dan jangkauan masih lebih unggul B2HP. Untuk 15 klien dan jika jaraknya tidak terlalu jauh sebaiknya pilih BM2HP. Gunakan antena Omni Vezatech agar coveragenya optimal. Trims

  11. 10
    Jimmy - Manado Says:

    mas mau nanya nich…
    1. mana yang lebih bagus bullet m2hp or powerking 1000 mw agar spya lebih jauh penyebaran signalnya…???
    2. mas kenapa ya jarak dari bullet m2hp di gabung dengan omni hyperlink 15 dvi kong ngak sampai 50 meter suda ngak dapat sinyal…sinyalnya kadang dapat kadang tidak…
    kalaupun dapat hanya 1 bar n tidak bisa konek…
    padahal antena sama aksespoinnya bisa kelihatan…
    saya set jadi Aksespoin dengan power 20 msh…
    apa ada yang sala…
    atau ada pengaturan yang lain mas….

    tapi kalo jarak dekat seperti di bawa antena singnalnya bagus banget…

    kira2 di set dimana ya mas supaya bisa jau…
    setinggan m2hp yang lain saya kasi default….

    mohon pencerahannya ya…

    jimmy – manado

    Powking 1W tentu akan lebih jauh jangkauannya, tapi througput masih menang BM2HP. Utk masalah kedua mungkin pemasangan antena terlalu tinggi sehingga ada blank spot dan sinyal malah menjauh. Trims

  12. 9
    didik Says:

    pak, kalau mau setting point to point sedangkan pakai radio yang beda.
    contoh TP link G500 dan grid TPLink dengan Bullet M2HP antena grid TPLink? trims

    Bisa mas, gak masalah. Yg perlu disetting pada BM2HP yaitu Channel Width rubah ke 20Mhz agar dapat “ngobrol” dengan AP lain yg tidak support 40Mhz. Trims

  13. 8
    Ismail M Says:

    Mas BM2-HP ini waktu saya setting TX power 28db (max), konektor RJ-45 yg nancap di POE terbakar terus. Saya ganti POE baru gitu lagi, termasuk POE universal yg buatan JB. Sinyalnya memang bagus, untuk P2P jarak udara 4 km bisa dapat sinyal 44db (Airmax dinyalakan). AP pakai tower triangle 20m dan Client 9m. AP-Client pakai BM2-HP + ant grid kenbotong dari JB.Akhirnya saya coba turunkan TX power jadi 22db, ternyata aman2 saja. Tp di sisi client hanya dpt sinyal 34db, tetap bis a konek sih. Untung yg terbakar hanya POE dan RJ-45 yg bawah, kalau yg rusak di sisi BM2-HP kan repot, mungkin garansi jg belum tentu bisa, karena dikira salah pemakaian hingga terbakar.Saya pakai power suplly universal 15v. Apakah ada solusi lain, untuk memaksimalkan kinaerja BM2-HP ?

    Power supply sebaiknya gunakan 24V 1A. Setau kami sampai saat ini aman2 aja. Trims

  14. 7
    andi Says:

    Mas, knp alat ini kalau dipasangkan dengan antena omni slotted 22 db tdk bisa diakses oleh laptop meskipun dari jarak dekat..???

    Coba cek setting Channel Width apakah sudah diset ke 20Mhz? Karna laptop hanya bisa konek ke 20Mhz. Trims

  15. 6
    Az Says:

    mas klo (Access Point Outdoor 2.4GHz 54M Ubiquiti BulletM2-HP)ini dengan nano station 2 mana ygk bagus mas kalo untuk pemancar rt/rw net, yg antena nya omni .
    lira2 bgus Access Point Outdoor 2.4GHz 54M Ubiquiti BulletM2-HP atau nano station 2 mas
    trims

    Secara spesifikasi teknis masih lebih bagus BM2HP karna powernya lebih besar. Trims

  16. 5
    awalludin Says:

    Mas saya mau buat jaringan point to poin dengan jarak 50 kili apakah bsa menggunakan Bullet M2-HP trus antenanya yg bagus pakai apa

    Bisa mas, antenanya pakai Grid Kenbotong 2.4Ghz 27dB. Pemasangan antena harus tinggi, setidaknya 30mtr dari tanah. Trims

  17. 4
    At03nk Says:

    Maaf mas Rofiq, saya mau menanyakan apakah bullet M2 ini, kemaren beli dari JB, katanya mas Rofiq bilang ini bisa sebagai repeater (penguat sinya/ meluaskan sinyal jaringan). Apa bisa difungsikan sebagai repeater. Maksudnya bisa merepeat sinyal dari sebuah acces point? Soalnya saya kesulitan mencari settingannya. Saya tidak menemukan utk disetting sebagai repeater. Sudah saya coba bermacam settingan wirelesnya tapi tidak ada yang bisa menjadi repeater. kalo di produk yang laen e.g TP-LINK 601 ato Senao-3220 sangat jelas disitu ada setinggan utk repeater. Terima Kasih.

    Bisa mas. BM2HP diset mode AP WDS, lalu pada kolom WDS Peer diisi MAC AP Induknya. Kalau Induknya 601G modenya pilih Bridge Point to Multipoint lalu isikan MAC BM2HP nya. Kalau Senao3220 modenya AP lalu diaktifkan WDS nya, lalu pada WDS Link diisi MAC BM2HP nya. Silahkan dicoba. Trims

  18. 3
    sandy Says:

    mas klo pake ap sperti diatas + Antena Omni 2.4GHz 15dBi Hyperlink. dengan tinggi 25 meter jangkauannya bisa sampai brapa meter yah?

    Estimasi bisa 5-6km+ tanpa terhalang pohon/gedung

  19. 2
    Gunawan Says:

    Hallo mas, kemaren sy ada pesan bullet M2-Hp dan sudah saya terima, sudah saya pasang dengan ketinggian 2 pipa + Antena Omni JBOmni 10dB sebagai AP WDS dengan jarak dari AP pusat 300m tapi sinyal yg sy terima cuman -90 samapai -95, saya coba ganti dengan NanoStation 2 (2.4GHz)+ Omni JBomni 10Db malah dapat sinyal -70, yg jadi masalah sepertinya radio BULLET M2 -Hp karena sudah saya coba juga dengan Bullet2HP dapat signal -68. trims sebelunya

    Silahkan diretur aja mas

  20. 1
    Wahdany Adha Pura Says:

    Mas mau tanya, Saya mau pasang wireles nih, pakai Bullet M2HP + Grid Kenbotong sebagai AP dan di sisi client pakai TP link WA601+Grid Kenbotong juga. Saya pasang antenanya model vertikal (sayap kanan-kiri) untuk keduanya. Dari jarak 5Km saya coba scan di client simyalnya sekitar 10dB. Kemudian saya balik fungsi, TP link WA601 sbg AP dan BM2HP sebagai client. Saya scan sinyalnya jg cuma -90. Kenapa kecil ya, herannya mosok Bullet M2HP pancaran sinyalnya sama dg TPlink WA601. Di setting wireles output BM2HP sudah saya geser ke posisi max (28dB). Arahnya jg sudah saya buat berhadapan, dg berpedoman pada google earth. Saya jg sdh coba nyalakan airmax, tetap tidak berpengaruh. Oh ya BM2HP, saya pasang di atas tower triangle 20m, dan clien, pipa besi setinggi 14m. Apa yg salah ya

Pages: « 4 3 2 [1] Show All

Leave a Reply